Selasa, 25 Maret 2014

Karakteristik Kucing Saat Memangsa

Kucing peliharaan atau kucing rumah adalah salah satu predator terhebat di dunia. Kucing ini dapat membunuh atau memakan beberapa ribu spesies, kucing besar biasanya kurang dari 100. Tetapi karena ukurannya yang kecil, kucing tidak begitu berbahaya bagi manusia. Satu-satunya bahaya yang dapat timbul adalah kemungkinan terjadinya infeksi rabies akibat gigitan kucing dan juga cakaran dari kuku kucing yang sangat perih dan menyakitkan. Kucing dapat berakibat fatal bagi suatu ekosistem yang bukan tempat tinggal alaminya. Pada beberapa kasus, kucing berperan atau menyebabkan kepunahan. Kucing menyergap dan melumpuhkan mangsa dengan cara yang mirip dengan singa dan harimau, menggigit leher mangsa dengan gigi taring yang tajam sehingga melukai saraf tulang belakang atau menyebabkan mangsa kehabisan napas dengan merusak tenggorokan.
 
Meskipun memiliki reputasi sebagai hewan penyendiri, kucing biasanya dapat membentuk koloni liar tetapi tidak menyerang dalam kelompok seperti singa. Setiap kucing memiliki daerahnya sendiri (jantan yang aktif secara seksual memiliki daerah terbesar, sedang jantan steril memiliki daerah paling kecil) dan selalu terdapat daerah "netral" dimana para kucing dapat saling mengawasi atau bertemu tanpa adanya konflik teritorial atau agresi. Di luar daerah netral ini, penguasa daerah biasa akan mengejar kucing asing, diawali dengan menatap, mendesis, hingga menggeram, dan bila kucing asing itu tetap tinggal, biasanya akan terjadi perkelahian singkat.
Kucing yang sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan melengkungkan punggung agar mereka tampak lebih besar. Serangan biasanya terdiri dari tamparan di bagian wajah dan tubuh dengan kaki depan yang kadang disertai gigitan. Luka serius pada kucing akibat perkelahian jarang terjadi karena pihak yang kalah biasanya akan lari setelah mengalami beberapa luka di wajah. Jantan yang aktif biasanya sering terlibat banyak perkelahian sepanjang hidupnya. Hal ini tampak pada berbagai luka di bagian wajah, seperti hidung atau telinga. Kucing betina kadang juga terlibat perkelahian untuk melindungi anak-anaknya bahkan kucing steril pun akan mempertahankan daerah kecilnya dengan gigih.

Domestikasi Kucing

Seperti halnya hewan yang telah mengalami domestikasi (penjinakan), kucing hidup dalam hubungan mutualistik dengan manusia. Tapi sejarah mutualisme ini jauh lebih pendek dibandingkan dengan hewan domestikasi yang lain dan tingkat domestikasi kucing juga masih diperdebatkan. Karena keuntungan yang diperoleh dari adanya kucing, maka manusia membiarkan kucing liar berkeliaran di pemukiman. Nenek moyang kucing rumahan tidak terlalu dekat dengan pemiliknya, berbeda dengan hewan domestik yang lain. Sejarah inilah yang mungkin menyebabkan tidak adanya ikatan yang kuat yang dimiliki kucing pada pemiliknya. Akibatnya, kebanyakan pemilik kucing menganggap kucing adalah hewan yang tidak terlalu peduli dan mandiri. Namun, kucing dapat sangat dekat dengan pemiliknya, terutama jika ia dibesarkan sejak kecil dan sering mendapatkan perhatian.

Ras Kucing

Ras

Jumlah jenis kucing ras di seluruh dunia amat banyak. Setiap ras memiliki ciri khusus, tapi karena sering terjadinya kawin silang antar ras, banyak kucing yang hanya dikelompokkan dalam jenis bulu panjang dan bulu pendek, tergantung jenis rambut penutup tubuhnya.
Ada banyak macam ras kucing, beberapa diantaranya:
Manx
Sebagian orang menyebutnya Rumpy. Ekornya pendek, Warna bulunya cokelat dan lavender. Sifatnya setia, ramah dan pintar.
Maine Coon
Asalnya dari Maine, AS, keturunan Angora dan American Shorthair. Sifatnya lucu, pemalu tapi mau, dan mudah akrab. Bulunya tipis, lembut, dan warnanya beragam.
British Shorthair
Dikembangkan di Inggris. Kucing ini kalem, lembut, hangat, dan pintar. Warna bulunya ada yang polos (putih,hitam,biru,merah dan krem), dwiwarna, hitam pekat, belang.
Burmese (Burma)
Kucing ini dibiakkan oleh Dr. Thompson (AS) dari kucing ratu wong mau (Burma) dan siam. Warna cokelat musang, warna lainnya biru, champagne, lifa, merah, cokelat, dan biru kura-kura. sifatnya periang dan lucu.
Chinchilla longhair
Inilah kucing persia paling anggun. Nenek moyangnya dari Inggris. Ras ini dibagi dalam dua macam, yaitu chinchilla warna cerah (sejati) dan yang agak gelap (perak gradasi)

Macam-macam Warna Kucing

Kucing memiliki banyak warna dan macam pola. Ciri fisik ini tidak bergantung pada rasnya. Kucing rumahan dikelompokkan ke dalam jenis berikut berdasar penampakan fisiknya:
  • bulu pendek
  • bulu panjang
  • oriental (bukan ras khusus, semua kucing yang bertubuh langsing, mata berbentuk almond, daun telinga lebar, dan rambut tubuh halus yang pendek)
Gen yang mengatur warna dan pola pada bulu kucing menentukan penampilan fisik dari kucing yang membedakan mereka ke dalam:
Telon atau calico 
dasar putih dengan bercak warna hitam atau oranye (atau biru atau krem). Orang Jepang sering menyebut pola ini sebagai mi-ke. Karena gen pengendali warna bulu terletak pada kromosom kelamin (bertaut kelamin), kucing telon yang beraneka warna ini umumnya betina.
Tortoiseshell 
hitam dengan warna oranye dan putih tersebar di seluruh tubuhnya. Kucing yang memiliki warna hitam, oranye terang, dan oranye gelap disebut sebagai Calimanco atau Clouded Tiger.
Tabby 
bergaris dengan bermacam pola. Pola klasik pada kucing ini berbentuk bulatan-bulatan atau lingkaran. Tabby jenis mackerel mempunyai tiga garis yang tampak di samping tubuhnya, membuat kucing ini seperti ikan mackerel.
Maltese 
nama lama dari kucing biru (abu-abu).
Bicolor (dua warna) 
disebut juga Tuxedo cat atau Jellicle cat karena memiliki bulu berwarna hitam dengan sedikit warna putih pada bagian kaki, perut, dada, dan mungkin pula di bagian wajah.

Tentang & Jenis Kucing Persia

OK langsung mulai aja dah ya masuk ke topik pembicaraan yaitu "Tentang & Jenis Kucing Persia". Sebelumnya saya mau tanya ni teman - teman semua ada yang tau gak persilangan apa dari apakah Kucing Persia ?? Pasti saya tebak gk banyak yg tw y ? Semua orang juga sebenarnya nggak ada yang tau persis tapi menurut berita berita - berita yang beredar Kucing ini muncul pada tahun 1500-an dan katanya sih ras ini lahir hasil persilangan Kucing Anggora dengan Kucing bulu panjang yang sudah punah yang berasal dari arab. Tapi banyak juga yang bilang Kucing Persia itu kucing persilangan dari berbagai Kucing di penjur Eropa. Membingungkan ya jawabannya gk ada yang tau kepastiannya tapi yang paling bener persilangan dari Kucing Anggora itu. Udah cukup lah ya guys jawaban saya dari pertanyaan saya sendiri juga sih yaitu tentang persilangan apa dari apakah Kucing Persia itu ?
         

Sekarang kita lanjutin pembahasannya tentang Jenis dari Kucing Persia itu sendiri. Sebenarnya sih Persia ya Persia gak ada jenis - jenisnya lagi cuma karena dari segi postur tubuhnya yang beraneka ragam dan berbeda - beda maka ada sebutan khusus bagi mereka, diantaranya :

1. Persia Medium


Pasti banyak yang keliru atau bingung ya kenapa disebut Persia Medium ?? Simple jawabannya                    karena Persia ini mempunyai hidung yang rada mancung gan, bulunya ada shor hair dan ada jg yg long hair. Harga dari kucing Jenis ini standar gan gak terlalu mahal.









2. Persia Himalayan

Sebelumnya saya jelasin sedikit dulu ya, Himalayan adalah Kucing berpola colorpoint yaitu perpaduan antara Kucing Persia(Jenis apa aja yang penting Persia) untuk fisiknya dengan jenis kucing Siamese. Ciri - ciri utama yang paling menonjol dari Persia Himalayan ini adalah warna kuping, hidung, ekor serta ujung - ujung kakinya bewarna hitam, sedangkan yg lainnya bewarna putih.




3. Persia Flatnose
Kucing Persia dengan sebutan Persia Flatnose ini hanya dikarenakan Persia memiliki hidung yang hampir mendekati atau bisa dibilang pesek dengan kepala sedikit bulat dan badan sedikit gemuk. Sedangkan warna bulunya relatif sama dengan Persia Biasa. Untuk harga bisa dikatakan mahal, diatas Medium dan hampir setara dengan himalayanlah.






4. Persia Peaknose
Persia jenis ini atau yang lebih sering dikenal dengan Persia Peaknose ini merupakan salah satu Persia yang terkenal dan paing diminati untuk dipelihara ataupun dalam hal jual - menjual. Dikarenakan Persia ini mempunyai postur tubuh yang menarik, gemuk alias gembul dengan hidung yang pesek. Pokoknya bikin ngegemesin. Persia Peaknose ini juga sering banget dihadirin dalam perlombaan - perlombaan kucing gitu, bisa dikatakan Kucing keturunan Champion dah gitu. Harga Persia Peaknose ini yang paling mahal dari semua Kucing - kucing Persia, bayangkan untuk anakan Persia Peaknose usia 3 bulan bisa dihargai mencapai 3jt - 3.5 jt'an.  Persia Peaknose ini juga ada sebutan lainnya yaitu Persia Peaknose Extreem, yang dimaksud adalah kalau yang Extreem ini memiliki hidung yang lebih pesek lagi dan harganya juga semakin mahal karena pesesknya itu. Anakanny dihargai 4jt - 4.5 jt'an.