Kucing peliharaan atau kucing rumah adalah salah satu predator terhebat di dunia. Kucing ini dapat membunuh atau memakan beberapa ribu spesies, kucing besar
biasanya kurang dari 100. Tetapi karena ukurannya yang kecil, kucing
tidak begitu berbahaya bagi manusia. Satu-satunya bahaya yang dapat
timbul adalah kemungkinan terjadinya infeksi rabies
akibat gigitan kucing dan juga cakaran dari kuku kucing yang sangat
perih dan menyakitkan. Kucing dapat berakibat fatal bagi suatu ekosistem
yang bukan tempat tinggal alaminya. Pada beberapa kasus, kucing
berperan atau menyebabkan kepunahan. Kucing menyergap dan melumpuhkan
mangsa dengan cara yang mirip dengan singa dan harimau, menggigit leher mangsa dengan gigi taring yang tajam sehingga melukai saraf tulang belakang atau menyebabkan mangsa kehabisan napas dengan merusak tenggorokan.
Meskipun memiliki reputasi sebagai hewan penyendiri, kucing biasanya dapat membentuk koloni liar tetapi tidak menyerang dalam kelompok seperti singa.
Setiap kucing memiliki daerahnya sendiri (jantan yang aktif secara
seksual memiliki daerah terbesar, sedang jantan steril memiliki daerah
paling kecil) dan selalu terdapat daerah "netral" dimana para kucing
dapat saling mengawasi atau bertemu tanpa adanya konflik teritorial atau
agresi. Di luar daerah netral ini, penguasa daerah biasa akan mengejar
kucing asing, diawali dengan menatap, mendesis, hingga menggeram, dan
bila kucing asing itu tetap tinggal, biasanya akan terjadi perkelahian
singkat.
Kucing yang sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan
melengkungkan punggung agar mereka tampak lebih besar. Serangan biasanya
terdiri dari tamparan di bagian wajah dan tubuh dengan kaki depan yang
kadang disertai gigitan. Luka serius pada kucing akibat perkelahian
jarang terjadi karena pihak yang kalah biasanya akan lari setelah
mengalami beberapa luka di wajah. Jantan yang aktif biasanya sering
terlibat banyak perkelahian sepanjang hidupnya. Hal ini tampak pada
berbagai luka di bagian wajah,
seperti hidung atau telinga. Kucing betina kadang juga terlibat
perkelahian untuk melindungi anak-anaknya bahkan kucing steril pun akan
mempertahankan daerah kecilnya dengan gigih.
Selasa, 25 Maret 2014
Domestikasi Kucing
Seperti halnya hewan yang telah mengalami domestikasi (penjinakan), kucing hidup dalam hubungan mutualistik
dengan manusia. Tapi sejarah mutualisme ini jauh lebih pendek
dibandingkan dengan hewan domestikasi yang lain dan tingkat domestikasi
kucing juga masih diperdebatkan. Karena keuntungan yang diperoleh dari
adanya kucing, maka manusia membiarkan kucing liar berkeliaran di
pemukiman. Nenek moyang kucing rumahan tidak terlalu dekat dengan
pemiliknya, berbeda dengan hewan domestik yang lain. Sejarah inilah yang
mungkin menyebabkan tidak adanya ikatan yang kuat yang dimiliki kucing
pada pemiliknya. Akibatnya, kebanyakan pemilik kucing menganggap kucing
adalah hewan yang tidak terlalu peduli dan mandiri. Namun, kucing dapat
sangat dekat dengan pemiliknya, terutama jika ia dibesarkan sejak kecil
dan sering mendapatkan perhatian.
Ras Kucing
Ras
Jumlah jenis kucing ras di seluruh dunia amat banyak. Setiap ras memiliki ciri khusus, tapi karena sering terjadinya kawin silang antar ras, banyak kucing yang hanya dikelompokkan dalam jenis bulu panjang dan bulu pendek, tergantung jenis rambut penutup tubuhnya.Ada banyak macam ras kucing, beberapa diantaranya:
- Manx
- Sebagian orang menyebutnya Rumpy. Ekornya pendek, Warna bulunya cokelat dan lavender. Sifatnya setia, ramah dan pintar.
- Maine Coon
- Asalnya dari Maine, AS, keturunan Angora dan American Shorthair. Sifatnya lucu, pemalu tapi mau, dan mudah akrab. Bulunya tipis, lembut, dan warnanya beragam.
- British Shorthair
- Dikembangkan di Inggris. Kucing ini kalem, lembut, hangat, dan pintar. Warna bulunya ada yang polos (putih,hitam,biru,merah dan krem), dwiwarna, hitam pekat, belang.
- Burmese (Burma)
- Kucing ini dibiakkan oleh Dr. Thompson (AS) dari kucing ratu wong mau (Burma) dan siam. Warna cokelat musang, warna lainnya biru, champagne, lifa, merah, cokelat, dan biru kura-kura. sifatnya periang dan lucu.
- Chinchilla longhair
- Inilah kucing persia paling anggun. Nenek moyangnya dari Inggris. Ras ini dibagi dalam dua macam, yaitu chinchilla warna cerah (sejati) dan yang agak gelap (perak gradasi)
Macam-macam Warna Kucing
Kucing memiliki banyak warna dan macam pola. Ciri fisik ini tidak
bergantung pada rasnya. Kucing rumahan dikelompokkan ke dalam jenis
berikut berdasar penampakan fisiknya:
- bulu pendek
- bulu panjang
- oriental (bukan ras khusus, semua kucing yang bertubuh langsing, mata berbentuk almond, daun telinga lebar, dan rambut tubuh halus yang pendek)
- Telon atau calico
- dasar putih dengan bercak warna hitam atau oranye (atau biru atau krem). Orang Jepang sering menyebut pola ini sebagai mi-ke. Karena gen pengendali warna bulu terletak pada kromosom kelamin (bertaut kelamin), kucing telon yang beraneka warna ini umumnya betina.
- Tortoiseshell
- hitam dengan warna oranye dan putih tersebar di seluruh tubuhnya. Kucing yang memiliki warna hitam, oranye terang, dan oranye gelap disebut sebagai Calimanco atau Clouded Tiger.
- Tabby
- bergaris dengan bermacam pola. Pola klasik pada kucing ini berbentuk bulatan-bulatan atau lingkaran. Tabby jenis mackerel mempunyai tiga garis yang tampak di samping tubuhnya, membuat kucing ini seperti ikan mackerel.
- Maltese
- nama lama dari kucing biru (abu-abu).
- Bicolor (dua warna)
- disebut juga Tuxedo cat atau Jellicle cat karena memiliki bulu berwarna hitam dengan sedikit warna putih pada bagian kaki, perut, dada, dan mungkin pula di bagian wajah.
Tentang & Jenis Kucing Persia
OK langsung mulai aja dah ya masuk ke topik pembicaraan yaitu "Tentang
& Jenis Kucing Persia". Sebelumnya saya mau tanya ni teman - teman
semua ada yang tau gak persilangan apa dari apakah Kucing Persia ??
Pasti saya tebak gk banyak yg tw y ? Semua orang juga sebenarnya nggak
ada yang tau persis tapi menurut berita berita - berita yang beredar
Kucing ini muncul pada tahun 1500-an dan katanya sih
ras ini lahir hasil persilangan Kucing Anggora dengan Kucing bulu
panjang yang sudah punah yang berasal dari arab. Tapi banyak juga yang
bilang Kucing Persia itu kucing persilangan dari berbagai Kucing di
penjur Eropa. Membingungkan ya jawabannya gk ada yang tau kepastiannya
tapi yang paling bener persilangan dari Kucing Anggora itu. Udah cukup
lah ya guys jawaban saya dari pertanyaan saya sendiri juga sih yaitu
tentang persilangan apa dari apakah Kucing Persia itu ?
Sekarang kita lanjutin pembahasannya tentang Jenis dari Kucing Persia itu sendiri. Sebenarnya sih Persia ya Persia gak ada jenis - jenisnya lagi cuma karena dari segi postur tubuhnya yang beraneka ragam dan berbeda - beda maka ada sebutan khusus bagi mereka, diantaranya :
1. Persia Medium
Pasti banyak yang keliru atau bingung ya kenapa disebut Persia Medium ?? Simple jawabannya karena Persia ini mempunyai hidung yang rada mancung gan, bulunya ada shor hair dan ada jg yg long hair. Harga dari kucing Jenis ini standar gan gak terlalu mahal.
2. Persia Himalayan
Sebelumnya saya jelasin sedikit dulu ya, Himalayan adalah Kucing berpola colorpoint yaitu perpaduan antara Kucing Persia(Jenis apa aja yang penting Persia) untuk fisiknya dengan jenis kucing Siamese. Ciri - ciri utama yang paling menonjol dari Persia Himalayan ini adalah warna kuping, hidung, ekor serta ujung - ujung kakinya bewarna hitam, sedangkan yg lainnya bewarna putih.
3. Persia Flatnose
4. Persia Peaknose
Sekarang kita lanjutin pembahasannya tentang Jenis dari Kucing Persia itu sendiri. Sebenarnya sih Persia ya Persia gak ada jenis - jenisnya lagi cuma karena dari segi postur tubuhnya yang beraneka ragam dan berbeda - beda maka ada sebutan khusus bagi mereka, diantaranya :
1. Persia Medium
Pasti banyak yang keliru atau bingung ya kenapa disebut Persia Medium ?? Simple jawabannya karena Persia ini mempunyai hidung yang rada mancung gan, bulunya ada shor hair dan ada jg yg long hair. Harga dari kucing Jenis ini standar gan gak terlalu mahal.
2. Persia Himalayan
Sebelumnya saya jelasin sedikit dulu ya, Himalayan adalah Kucing berpola colorpoint yaitu perpaduan antara Kucing Persia(Jenis apa aja yang penting Persia) untuk fisiknya dengan jenis kucing Siamese. Ciri - ciri utama yang paling menonjol dari Persia Himalayan ini adalah warna kuping, hidung, ekor serta ujung - ujung kakinya bewarna hitam, sedangkan yg lainnya bewarna putih.
3. Persia Flatnose
Kucing
Persia dengan sebutan Persia Flatnose ini hanya dikarenakan Persia
memiliki hidung yang hampir mendekati atau bisa dibilang pesek dengan
kepala sedikit bulat dan badan sedikit gemuk. Sedangkan warna bulunya
relatif sama dengan Persia Biasa. Untuk harga bisa dikatakan mahal,
diatas Medium dan hampir setara dengan himalayanlah.
4. Persia Peaknose
Persia
jenis ini atau yang lebih sering dikenal dengan Persia Peaknose ini
merupakan salah satu Persia yang terkenal dan paing diminati untuk
dipelihara ataupun dalam hal jual - menjual. Dikarenakan Persia ini
mempunyai postur tubuh yang menarik, gemuk alias gembul dengan hidung
yang pesek. Pokoknya bikin ngegemesin. Persia Peaknose ini juga sering
banget dihadirin dalam perlombaan - perlombaan kucing gitu, bisa
dikatakan Kucing keturunan Champion dah gitu. Harga Persia Peaknose ini
yang paling mahal dari semua Kucing - kucing Persia, bayangkan untuk
anakan Persia Peaknose usia 3 bulan bisa dihargai mencapai 3jt - 3.5
jt'an. Persia Peaknose ini juga ada sebutan lainnya yaitu Persia
Peaknose Extreem, yang dimaksud adalah kalau yang Extreem ini memiliki
hidung yang lebih pesek lagi dan harganya juga semakin mahal karena
pesesknya itu. Anakanny dihargai 4jt - 4.5 jt'an.
Langganan:
Komentar (Atom)



